Pamplet Larangan Berburu di Bukit Origon Dirusak

06-12-2019 15:10:12


Redelong- Pamplet yang dipasang Pokdarwis (kelompok sadar wisata) Tingkem, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah dirusak orang tidak dikenal. Pamplet larangan tersebut ditemukan dalam keadaaan rusak oleh beberapa anggota pokdarwis Tingkem yang melakukan kegiatan gotong royong rutin mingguan, Kamis, (05/12/19). 

Pamplet yang dipasang beberapa minggu lalu tersebut merupakan bentuk ungkapan kekhawatiran Pokdarwis Tingkem atas maraknya perburuan flora dan fauna dilindungi di sekitar hutan Bukit Origon yang akhir-akhir ini semakin meningkat. 

Novriandi ketua pokdarwis Tingkem mengaku cukup terkejut dan kecewa dengan pengrusakan pamplet tersebut. 

Anggota Pokdarwis, Sabiri mengatakan pamplet dipasang itu memang sederhana dan ala kadarnya. Namun, isinya penting diperhatikan. Pengrusakan ini tentu menjadi salah satu kekhawatiran, "Karena yang melakukan pengrusakan tersebut sudah pasti oknum-oknum yang mempunyai prinsip bertentangan dengan konsep konservasi yang kami gagas di sana," ungkap Sabirin.

"Bagi teman-teman yang berkunjung ke Origon Tingkem, kami mohon untuk menjaga tempat ini dengan baik, jangan membuang sampah sembarangan, mari kita menjaga tempat ini bersama, tanpa dukungan dari teman-teman pengunjung tempat ini tidak akan menjadi tempat yang indah dan nyaman untuk dikunjungi, salam lestari" tutup sabirin.

Bukit Origon saat ini menjadi salah satu destinasi wisata yang cukup banyak menarik minat masyarakat untuk berkunjung. Namun, hal tersebut juga membuka kran potensi perusakan kelestarian alam di sana. Pokdarwis Tingkem mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan itu dengan membuat  larangan-larangan atau peraturan kepada pengunjung.*(andi/fa)

Facebook Fans Page