MASYARAKAT KAMPUNG

  1. Kondisi Geografis dan Demografi

Secara umum keadaan topografi  Kampung Pantan Kemuning berada pada dataran tinggi 9.500 m dari permukaan laut yang terletak dibagian barat Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah. Letak Kampung tersebut berada didaerah perbukitan dan lembah dengan 1 ruas jalan aspal menuju Kecamatan Gajah Putih pemukiman penduduk dikelilingi oleh kebun kopi dan palawija masyarakat kampung Pantan Kemuning dan masyarakat kampung setempat.

 

2.1.3    Kadaan Sosial Kependudukan

Jumlah Penduduk       : 745 Jiwa

a.      Jumlah Penduduk Berdasarkan Umur

A. Jumlah Kepala Keluarga

 

  • Jumlah Laki-Laki

1.    0 - 12 bulan

2.    > 1 - < 5 tahun

3.    ≥ 5 - < 7 tahun

4.    ≥ 7 - ≤ 15 tahun

5.    > 15 – 56 tahun

6.    > 56 tahun

 

  • Jumlah Perempuan

1.    0 - 12 bulan

2.    > 1 - < 5 tahun

3.    ≥ 5 - < 7 tahun

4.    ≥ 7 - ≤ 15 tahun

5.    > 15 – 56 tahun

6.    > 56 tahun

:

 

:

:

:

:

:

:

:

 

:

:

:

:

:

:

:

190 KK

 

386 orang

5 orang

10 orang

15 orang

40 orang

    276 orang

40 orang

 

359 orang

 5 orang

10 orang

15 orang

30 orang

    275 orang

     34 orang

 

b.      Jumlah Penduduk Berdasarkan Jender (Usia Produktif)

 

  1. Jumlah Penduduk
  2. Jumlah Laki-Laki
  3. Jumlah Perempuan
  4. Jumlah Janda
  5. Jumlah Duda
  6. Jumlah Anak Yatim
  7. Jumlah Fakir Miskin
  8. ≥ 7 - ≤ 15 tahun
  9. > 15 – 56 tahun
  10. > 56 tahun

:

:

:

:

:

:

:

:

:

:

:

745 orang

386 orang

359 orang

 14  orang

  3   orang

  12   orang

 124  orang

70 orang

551 orang

74 orang

 

 

Kondisi sosial masyarakat kampung Pantan Kemuning sangat kental dengan sikap solidaritas sesama, dimana kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan sangat berjalan dan terpelihara, kerja sama dalam membangun kampung juga masih sangat baik. Hal ini terjadi karena adanya ikatan emosional keagamaan yang sangat kuat antara sesama masyarakat. Dimana agama yang dianut oleh masyarakat adalah agama Islam yang sangat ditekankan untuk saling berkasih sayang, membantu meringankan beban saudaranya, dan dituntut pula untuk membina dan memelihara hubungan ukhuwah islamiah antar sesama. Atas landasan inilah sehingga tumbuhnya motivasi masyarakat untuk saling melakukan interaksi sosial dengan baik.

 

Hubungan pemerintah dengan masyarakat yang terjalin baik sehingga menjadi kekuatan Kampung Pantan Kemuning dalam mengelola pemerintahan dan kemasyarakatan. Hal ini dapat dilihat dari kegiatan-kegiatan sosial masyarakat dalam kehidupan sehari-hari:

No.

Golongan

Jenis Kegiatan

1

Anak-anak

  • Pergi dan pulang sekolah saling menunggu teman dan masih menunjukkan rasa kekompakan yang tinggi
  • Melakukan pengajian rutinitas anak-anak dalam berbagai tingkatan
  • Bermain dan belajar diluar jam sekolah guna menambah ilmu dan pengetahuan

 

2

Pemuda

  • Gotong Royong
  • Melakukan takziah ke tempat orang yang ditimpa musibah
  • Mengikuti Pengajian bersama Bapak-Bapak
  • Berkunjung ke tempat warga yang sedang sakit
  • Mempunyai persatuan olah raga
  • Bersama-sama pergi untuk membantu warga yang akan mengadakan pesta adat

 

3

Pemudi

  • Melakukan takziah ke tempat orang yang ditimpa musibah
  • Mengikuti Pengajian bersama Ibu-Ibu dan ke Balai Pengajian
  • Berkunjung ke tempat warga yang sedang sakit
  • Bersama-sama pergi untuk membantu warga yang akan mengadakan pesta adat

 

3

Ibu – Ibu

  • Gotong Royong
  • Pengajian Rutin
  • Kelompok Marhaban, Mengikuti Pertemuan Pengajian seperti BKMT
  • Adanya kelompok arisan
  • Takziah ketempat orang yang ditimpa musibah
  • Kegiatan PKK

 

4

Bapak - Bapak

  • Melakukan kegiatan rutinitas gotong royong
  • Bersama-sama melakukan fardhu kifayah apabila ada warga yang meninggal dunia
  • Takziah/wiritan ke tempat orang meninggal
  • Berkunjung ke tempat orang sakit atau musibah
  • Menghadiri rapat dimenasah atau dirumah kepala kampung

 

 
  1. Keadaan Ekonomi Masyarakat Kampung

Mata Pencaharian

Disektor usaha ekonomi produktif, masyarakat Kampung Pantan Kemuning memiliki banyak sektor usaha ekonomi, misalnya usaha ternak, pegawai, petani kopi, petani palawija.

 

Kampung Pantan Kemuning pada tahun 2014 merupakan salah satu dari 30 Kampung yang ada dalam Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah dengan sebahagian besar penduduknya bertani. Namun terkadang masyarakat juga memiliki mata pencaharian ganda, hal ini disebabkan oleh faktor kesempatan bekerja apabila sedang ada peluang bekerja di bidang usaha dagang mereka bersedia menjadi pedagang walaupun dalam skala kecil.

Berikut data jenis mata pencaharian masyarakat Kampung Pantan Kemuning.

 

  1. Sektor Pertanian :

Petani / pekebun

Buruh Tani

  1. Sektor Peternakan :

Peternak Kambing

       Peternak Ayam Kampung/Bebek

       Peternak Sapi/kerbau

  1. Sektor Industri Kecil dan Kerajinan Rumah Tangga :

Montir

       Tukang Batu

       Tukang Kayu

       Tukang Jahit

  1. Sektor Perdagangan :

       Pengusaha Perdagangan Hasil Bumi

       Buruh Jasa Perdagangan Hasil Bumi

  1. Sektor Jasa :

       Pegawai Negeri Sipil

       Polri

       Bidan

       Dukun

       Guru

       Pensiunan PNS

       Tidak Mempunyai Mata Pencaharian Tetap

       Jasa Penyewaan Peralatan Pesta

 

      130 orang

120 orang

   10   orang

     116 orang

 25  orang

 90  orang

 1 orang

      14 orang

2 orang

6 orang

4 orang

 2 orang

      10 orang

6 orang

4 orang

      10   orang

 

 

 

 

7 orang

  

 

3 orang

 

 

Sosial-Ekonomi (fasilitas, kesejahteraan masyarakat, pengangguran, data industri dan daya serap tenaga kerja, koperasi, LKM, gotong royong, swadaya, keamanan, pelaksanaan syari’at islam, kegiatan seni budaya agama)

Kondisi Sosial-Ekonomi      

Daya Serap Tenaga Kerja

Koperasi

Swadaya

Gotong Royong

Kegiatan Seni, Budaya, Agama

Minimnya daya serap tenaga kerja di desa disebabkan kurangnya sumber daya manusia sehinnga menyebabkan tingginya angka pengangguran

Adanya kelompok SPP namun masih minimnya modal usaha untuk mengembangkan kegiatan kelompok

Kesejahteraan masyarakat mngking masih kurang namun antosias masyarakat untuk berswadaya masih cukup baik

Kegiatan ini menjadi bagian dari rutinitas warga setiap satu minggu sekali

Adanya kelompok pengajian-ibu-ibu dan kelompok pengajian Bapak-Bapak serta ditingkat anak- anak

 

 

Pemelikan Ternak

 

Jumlah kepemilikan hewan ternak oleh Penduduk Kampung Muyang Kute Mangku berjumlah 527 ekor ternak terdiri dari:

Jenis Ternak

Jumlah Pemilik

Jumlah

  1. Ayam Kampung/Bebek
  2. Kerbau/Sapi
  3. Kambing

   90 orang

         1  orang

     25   orang

490 ekor

1  ekor

                    50 ekor

 

Tingkat Kesejahteraan Masyarkat : ( dalam KK/orang )

Kaya

Sedang

Kurang Mampu

2 KK

11 orang

64 KK

362 orang

124 KK

372 orang

           

 

  1. Keadaan Pendidikan Masyarakat

Pendidikan (usia wajib belajar, jumlah pengajar, buta huruf, fasilitas)

  • Tingkat Pendidikan :

Tingkat pendidikan masyarakat Kampung Pantan Kemuning dapat dikatakan masih relatif sedang tidak tinggi dan tidak juga rendah hal ini disebabkan karena selain mata pencaharian penduduk lebih didominasi oleh petani/pekebun yang nota-bene memiliki keterbatasan utnuk membiayai sekolah generasi muda, juga masih relatif lemahnya motipasi generasi muda untuk meningkatkan pendidikannya yang pada dasarnya generasi muda merupakan agen pembangunan masyarakat. Untuk mrningkatkan pendidikan dan terciptanya tenaga-tenaga terampil perlu dukungan perhatian moril maupun materil baik dari pemerintah maupun pihak lain dengan membantu menumbuh-kembangkan perekonomian masyarakat dan meningkatkan motipasi agen-agen pembangunan masyarakat Kampung Pantan Kemuning.

Berikut merupakan gambaran tentang jenjang pendidikan masyarakat Kampung Pantan Kemuning beserta gambaran tentang sarana dan prasarana yang sudah dibangun.

  1. Jumlah Penduduk Buta Huruf
  2. Jumlah Penduduk Belum Sekolah
  3. Jumlah Penduduk Tidak Tamat SD / MIN
  4. Jumlah Penduduk Tamat SD / MIN
  5. Jumlah Penduduk Tamat SLTP / MTsN
  6. Jumlah Penduduk Tamat SMU / MAN
  7. Jumlah Penduduk Tamat D-2
  8. Jumlah Penduduk Tamat D-3
  9. Jumlah Penduduk Tamat S-1

:

:

:

:

:

:

:

:

:

12 orang

      30 orang

      20 orang

    90 orang

    70 orang

    50 orang

 4  orang

 3  orang

 6 orang

 

  • Prasarana Pendidikan

Taman Kanak-Kanak

Sekolah Dasar / Sederajat

SMP / Sederajat

SMU dan MAN Sederajat

Perguruan Tinggi

Lembaga Pendidikan Agama (TPA)

:

:

:

:

:

:

ada/tidak  0 Unit

ada/tidak  1 Unit

ada/tidak  1 Unit

ada/tidak  0 Unit

ada/tidak  0 Unit

ada/tidak  4 Unit

 

 

  1. Keadaan Kesehatan Masyarakat

Kesehatan (fasilitas, jenis penyakit, tenaga medis, dukun, balita gizi buruk, ibu hamil dan melahirkan, pasangan usia subur, kader kesehatan, Akseptor)

 

Kesehatan Masyarakat :

  • Sarana Prasarana
  1. Rumah Sakit Umum
  2. Puskesmas
  3. Puskesmas Pembantu
  4. Poliklinik
  5. Apotik
  6. Posyandu
  7. Toko Obat
  8. Balai Pengobatan Masyarakat Yayasan / Swasta
  9. Rumah Bersalin
  10. Balai Kesehatan Ibu Dan Anak

ada/tidak  0 Unit

ada/tidak  0 Unit

ada/tidak  1 Unit

ada/tidak  0 Unit

ada/tidak  0 Unit

ada/tidak  1 Unit

ada/tidak  0 Unit

ada/tidak  0 Unit

ada/tidak  0 Unit

ada/tidak  0 Unit

  • Tenaga kesehatan
  1. Dukun Bersalin
  2. Bidan
  3. Dukun Pengobatan Alternatif
  4. Keder Kesehatan

    orang

1 orang

   orang

Ada / Tidak

  • Jenis penyakit yang sering diderita oleh masyarakat
    • Demam
    • Batuk
    • Influenza
    • Asam Urat
    • Darah Tinggi
    • Gula
  • Tingkat Kesehatan Ibu Hamil dan Melahirkan 1 Tahun Terakhir
    • Jumlah Ibu Hamil 1 Tahun Terakhir  8 orang
    • Jumlah Ibu Melahirkan 1 Tahun Terakhir 8 orang
    • Jumlah Ibu Hamil yang meninggal dunia  Tahun 1 Terakhir  tidak ada
    • Jumlah Ibu melahirkan dan menyusui yang meninggal dunia 1 Terakhir  tidak ada
  • Tingkat Kesehatan Balita
    • Jumlah Balita  20 orang
    • Jumlah Balita Gizi Buruk   orang
    • Jumlah Balita Gizi Buruk yang meninggal dunia 1 Tahun Terakhir  tidak ada

 

Facebook Fans Page